Waspada Corona, Pemprov Luncurkan Radar Covid-19 Via Chat Aplikasi WhatsApp

SURABAYA (jurnalsidoarjo.com) – Untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran corona, Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan Radar Covid-19 sebagai respon cepat dan tanggap terkait layanan informasi seputar virus Covid-19 melalui chat aplikasi WhatsApp (WA).

Dengan adanya WA, sejumlah informasi radar covid-19, data terbaru persebaran Covid-19, mengenal gejala dan cek up mandiri, konsultasi, solusi, berita baik tentang corona hingga lapor kejadian tentang Covid-19 bisa interaktif langsung.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam konferensi pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Data Pemprov Jatim hingga Kamis (02/04) petang, pasien positif Covid-19 di Jatim tidak bertambah dan tetap 103 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik dari 536 orang menjadi 686 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) naik dari 7.328 orang menjadi 8.395 orang.

Untuk yang sudah sembuh total ada 22 orang atau setara 21,3%. Sementara yang meninggal dunia bertambah dari 9 orang menjadi 11 orang atau setara 10,6%. Tambahan dua pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia, satu berasal dari Surabaya dan satu berasal dari Sidoarjo.

Dokter Siap Beri Pelayanan Terbaik

Selain memberikan update terbaru peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memberikan informasi mengenai jumlah tenaga medis yang siap melayani seluruh pasien Covid-19 di Jawa Timur. “Total dokter yang siap dengan pelayanan terbaiknya berjumlah 14.438 orang.” ujar Khofifah.

Secara terperinci, Khofifah menjelaskan ada total dokter sebanyak 14.438 orang, total dokter paru 152 orang, total perawat sebanyak 33.377 orang, dan total relawan yang berasal dari mahasiswa tenaga kesehatan 1.862 orang. Para relawan ini juga terus menyumbangkan aplikasi – aplikasi baru diantaranya self check-up, lalu ada forum bernama Fovid-19 yang dapat digunakan sebagai pendalaman konsultasi kepada dokter, dan yang terbaru ada Whatsapp Radar Covid-19.

“WA Radar Covid-19 ini juga salah satu inovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal informasi mengenai Covid-19. Selain mudah diakses, ini juga bisa terhubung ke berbagai platform.” tambah Khofifah

Pemprov Jatim juga berupaya mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 dengan menyiapkan tambahan bed. Total hingga saat ini mencapai 13.357 bed. Seluruh bed isolasi dan non isolasi ini tersebar di 75 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur. Hal ini dilakukan bertujuan untuk memberi perlindungan dan rasa aman bagi seluruh pasien. (E1)