TP.PKK Kabupaten Sidoarjo Sosialisasi Dampak Stunting, Gizi Buruk dan Obesitas

SIDOARJO (jurnalsidoarjo.com) – Indonesia masuk ke peringkat 5 urutan tertinggi Stunting, Stunting yang merupakan kegagalan seorang anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal disebabkan dampak dari kekurangan gizi secara kumulatif dan terus menerus dan melatar belakangi hal ini dengan bergandeng tangan bersama permerintah Kab. Sidoarjo serta Departemen Agama Kab. Sidoarjo TP. PKK Kab. Sidoarjo menyelenggarakan Sosialisasi Dampak Stunting, Kurang Gizi dan Obesitas pada Bayi dan Balita di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (27/10).

Selain itu kegiatan diselenggarakan sebagai upaya mencegah semakin meningkatnya angka stunting khususnya di Kabupaten Sidoarjo selain itu untuk lebih mengetahui lebih dalam informasi tentang stunting serta bahayanya bagi kesehatan serta menciptakan remaja yang mengerti akan stunting sebelum menikah.

Pada kegiatan yang turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX Arzeti Bilbina, Ketua TP PKK Sidoarjo Hj. Sa’adah Ahmad Muhdlor, S.Hum menyampaikan bahwa TP.PKK selalu akan menyambut baik dan mendukung penuh kolaborasi dari berbagai pihak dalam rangka mensejahterahkan masyarakat khusus dengan komisi IX DPR RI seperti sebelumnya berkolaborasi dalam penyelenggaraan Vaksinasi di GOR dan juga pada kegiatan sosialisasi ini.

“Pencegahan stunting itu tidak dimulai dari balita yang mengalami stunting akan tetapi juga dari ibu yang sebagai calon orang tua yang akan melahirkan anak” katanya.

Selain itu beliau juga menambahkan jika pencegahan stunting itu harus dimulai secara holistik integratif yaitu jika dilihat atau ditarik kebelakang yang menjadi asal mula stunting dari seorang ibu untuk itu pada kegiatan ini kami menghadirkan para remaja dan juga calon pengantin untuk diberikan edukasi sebelum menikah dan hamil bahsannya stunting itu bilamana kita minim informasi tentang stunting itu.

“Semoga informasi yang diberikan hari ini bisa betul-betul membantu bagi peserta khususnya muda-mudi yang ada disini serta calon pengantin, agar memahami informasi bagaimana supaya saat seorang ibu hamil stunting bisa dicegah pada saat itu juga agar angka stunting yang ada di Sidoarjo walaupun tidak seberapa besar tapi bisa menurun, sehingga di Kab. Sidoarjo benar-benar zero stunting” pungkasnya.

Sementara itu anggota komisi IX DPR Arzeti Bilbina menyampaikan sangat senang bisa hadir dalam acara ini dengan dukungan yang bisa diberikan dalam rangka ikut mencegah bertambahnya stunting di Kabupaten Sidoarjo, selain itu juga sangat mengapresiasi kegiatan ini karena pada sosialisasi ini menghadirkan remaja dan juga calon pengantin untuk diberikan edukasi secara langsung agar pencegahan stunting bisa dicegah dari hulu ke hilir karena dari mereka akan lahir generasi generasi baru.

“Kami dari komisi IX DPR akan siap membantu ibu-ibu yang ada di garda terdepan dalam membantu anak-anak kami kedepannya melalui generasi-generasi hebat yang akan melahirkan anak-anak hebat, kami akan selalu mendampingi apapun permasalahannnya” tambahnya.

Selain menghadirkan Sri Andari, S.Km, MM Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sidoarjo dan Drs. Khoidar M.HI Kasi Bimas Islam Kemenag Sidoarjo, pada kesempatan ini pula Ketua TP.PKK bersama Arzeti juga memberikan bantuan biskuit kepada beberapa Desa diantaranya Desa Kupang, Desa Kedungrejo, Desa Tambak kalisogo Kec. Jabon juga Desa Ngingas Kec. Waru dan Desa Wedi Kec. Gedangan. (E1).