Mas Kelana Melalui Topi Kwalik Peduli Masyarakat Terdampak Akan Diberlakukan PSBB

SIDOARJO (jurnalsidoarjo.com) – Situasi pandemi korona ini di perlukan kepedulian lebih dari para pengusaha maupun masyarakat yang di beri rezeki lebih, dengan akan di berlakukan (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) PSBB, otomatis pergerakan masyarakat di batasi dan memang pemerintah memberikan penganti tapi apakah cukup dengan 14 hari berhenti ber aktifitas bisa terkondisikan pangan warga, dan kami melalui gerakan rakyat topik walik yang di sini mas kelana sebagai pendorong utama untuk kepedulian itu berbagi sembako dan sarung serta masker dan mungkin kopyah Saptu, (25/04).

Presiden topi kwalik H.Dondik A S menyampaikan, “Berharap dengan sembako yang kita berikan bisa meringankan beban warga dan sarung serta bisa di gunakab untuk beribadah di bulan yang penuh ampunan dan maghfiroh di bulan romadhon ini, ini permulaan dari pembagian dan untuk sesion berikutnya mungkin akan lebih banyak lagi yg akan di berikan kepada masyarakat, di sela-sela situasi yg semua pada posisi kepanikan terhadap wabah corona dan di berhentikannya kegiatan bekerja, Mas Kelana sempat ber ujar kasihan melihat masyarakat yang kurang beruntung dan ini di perlukan kerja sama yang erat dari pemerintah dan pengusaha di sekitar”, Pesan Pengusaha Daging tersebut.

Karena untuk menyikapi pandemi korona dan kebijakan yg telah di sepakati di perlukan kepedulian pengusaha yang peduli terhadap situasi itu, banyaknya karyawan yang di rumahkan, usaha yang gulung tikar, apalagi usaha kecil, yang agak susah ini diperlukan satu kebesaran hati untuk peduli dan tentunya tujuanya agar virus covid 19 segera berhenti, dan tentunya di harapkan kita semua berdo’a agar wabah ini cepat berlalu.

“Kepedulian Mas Kelana biarpun tidak bisa secara turun langsung tetap beliau memikirkan masyarakat yang kurang beruntung, dengan membantu meringankan dan membantu kebijakan pemerintah akan bisa mengurangi dampak dari virus covid-19”, imbuhnya.

H.Dondik selaku pengerak topi kwalik menghimbau kepada kader dan masyarakat agar mengikuti pola hidup sehat dan menerima apapun yang telah di berikan kepada kita oleh alloh Swt. “Saya yakin alloh tidak akan menguji umatnya dengan ketidak mampuan manusia, dan semua kalau kita syukuri dan lalui ujian ini insaalloh kita akan menjadi manusia yang naik kelas atau naik pola pikiran terhadap lingkungan ini, dan saya juga berharap pemerintah segera menentukan arah kebijakan dengan tidak mengorbankan kelangsungan hidup manusia secara umum, dan untuk ulama kyai memberikan motivasi kebaikan kepada masyarakat untuk bisa sering bersyukur dan terus bersyukur karena hari ini yang di butuhkan masyarakat adalah motivasi dan kepercayaan akan kuasa sang pencipta, dan tentunya mengikuti arahan petunjuk pemerintah”, Tutur Pria asal Prambon tersebut. (LIK)