Kejari Cegah Korupsi dengan Cerdas Cermat

UNTUK mencegah korupsi sejak dini berbagai cara dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo. Salah satunya melalui edukasi lomba cerdas cermat, yel-yel dan pidato terhadap pelajar siswa SMP.

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (Haki) yang Jatuh pada 9 Desember lalu. Kejari bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sidoarjo menggelar lomba untuk kalangan Siswa SMP Sederajat.

“Kegiatan ini dilakukan generasi penerus tahu itu mengerti apa itu korupsi. Bahwa Korupsi itu perbuatan jahat,” kata Kejari Sidoarjo Budi Handaka kepada awak media, di Aula SMP 1 Sidoarjo, Rabu (28/11)

Kendati demikian, untuk pencegahan korupsi itu tidak cukup hanya dengan peraturan undang-undang. Tetapi, untuk mencegah terjadinya korupsi harus diiringi dengan iman dan taqwa.

“Tanpa diiringi iman dan taqwa taqwa bisa terseok seok dalam memberantas korupsi di negeri ini,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Asrofi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Sebagai perkenalan sejak dini terhadap siswa bagaimana bahayanya korupsi.

“Saya kira ini bagus, bagaimana ke depan untuk terus meningkatkan kualitas sumberdaya manusia dan merubah mindsetnya agar tahu bahaya korupsi,” tutupnya singkat. (IH)