Gubernur Jatim Kembali Serahkan APD Pada 25 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

SURABAYA (jurnalsidoarjo.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat Rapid Test ke 25 Rumah Sakit (RS) Rujukan yang telah ditunjuk menangani pasien Covid 19 atau virus Corona. Penyerahan APD dan test Rapid ini dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, Selasa (21/04) malam.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengatakan, dari hari ke hari penyebaran Covid-19 terus meningkat dengan jumlah masyarakat yang terkonfirmasi terus bertambah.

Surabaya sebagai episentrum penyebaran Covid-19 membutuhkan perhatian yang serius. Sehingga kami telah mengkoordinasikan dengan Walikota Surabaya, Bupati Gresik dan Plt Bupati Sidoarjo untuk melakukan langkah-langkah lebih serius.

“Diruangan ini kami kemarin telah bersepakat untuk mengusulkan penerapkan kebijakan PSBB pada tiga daerah tersebut. Untuk Surabaya semua wilayahnya ditetapkan PSBB, namun untuk Gresik dan Sidoarjo hanya kecamatan yang telah terkonfirmasi positif,” terangnya.

Lebih lanjut gubernur meminta kepada para dokter di semua rumah sakit, untuk ikut serta mensosialisasikan pada masyarakat akan bahaya Covid-19.

“Hari ini bukan hanya sekedar himbauan yang kita sampaikan, namun kita melakukan upaya yang lebihh tegas agar kewaspadaan dan disiplin diri itu meningkat,” terangnya.

Gubernur berharap masyarakat tetaplah di rumah, kecuali sangat penting seperti urusan logistik, kesehatan, prekonomian, dan perdagangan. Jangan lupa berjemur, sering mencuci tangan, dan jaga jarak minimal dua meter,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Dikatakannya, sebelum diterapkannya PSBB, selama tiga hari ke depan dilakukan sosialisasi pada masyarakat termasuk penyiapan sejumlah aturan di daerah, agar penerapan kebijakan itu tidak menghadapi banyak kendala. “Kami berharap dengan penerapan PSBB ditiga wilayah, penyebaran Covid-19 ini terus menurun,” harapnya. (E1)