Fasum Tidak Terurus Lebih Baik Serahkan ke Pemkab, Cak Hud Resmikan Lima Taman Sekaligus

SIDOARJO (jurnalsidoarjo.com) – Beberapa tanah fasum dan fasos yang sudah lama terbengkalai karena lama tak terurus kondisinya sekarang sudah berubah. Sejak kehadiran Cak Hud sapaan akrab Hudiyono Pj Bupati Sidoarjo program penghijauan di sudut – sudut kota terus dilakukan. Termasuk memanfaatkan tanah fasum dan fasos di desa dan perumahan.

Total fasum perumahan yang sudah diproses masuk ke Pemkab Sidoarjo ada 59 titik. Fasum tersebut menunggu giliran untuk dimanfaatkan dan dibangun oleh dinas lingkungan hidup kebersihan dan pertamanan.

Hari ini, Rabu (13/01) Pj Bupati Sidoarjo meninjau sekaligus meresmikan lima taman yang baru saja selesai pengerjaannya. Kelima taman yang ditinjau dan diresmikan Cak Hud yakni Taman lansia dibangun diatas tanah fasum Perum AURI Kwadengan, Taman fasum Bundaran Gading Fajar, Taman Urang Bandeng pulau jalan depan kantor dinas perijinan jalan pahlawan kemudian Taman Fasum Perumahan Permata Gedangan.

Bagi penggemar olahraga skateboard tak perlu khawatir lagi sebab Cak Hud sudah mambangun tempat khusus olahraga yang digemari para remaja kota ini. Lokasinya ada di seberang jalan Taman Abhirama. Sarana olahraga skateboard ini dibangun diatas tanah fasum Pondok Jati.

Bagi Cak Hud pemukiman tanpa adanya taman-taman terasa ada yang kurang. Banyak tanah fasum dan fasos sekarang sudah berubah jadi Taman. Pemanfaatan tanah fasum ini menurut Cak Hud juga atas permintaan warga. Karena selama ini banyak yang tidak terurus.

Kehadiran taman ini menurut Cak Hud punya manfaat yang luar biasa, apalagi saat ini musim Covid sedang ada pengaturan pembatasan untuk kegiatan masyarakat. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak cukup tinggal di rumahnya masing-masing atau bermain di taman sekitar.

“Manfaat taman ini sebagai tempat edukasi, apalagi sekarang anak sekolah masih belajar secara daring sehingga tidak perlu keluar jauh-jauh cukup datang kesini dengan orangtuanya tapi tetap memperhatikan protokol kesehatan 3 M”, ujarnya.

Dibangun dengan menggunakan dana APBD tahun 2020 melalui dinas kebersihan dan lingkungan hidup, Cak Hud minta kepada warga sekitar agar menjaga dan merawatnya dengan baik. Selain bisa dipakai untuk taman bermain anak warga juga bisa memanfaatkan untuk olahraga. Seperti taman lansia di perum Auri. Taman ini dilengkapi jalan khusus untuk terapi kaki. Para lansia tiap pagi bisa berolahraga.

“Taman yang sudah jadi ini tolong dijaga dan dirawat. Karena ini inisiatif warga yang ikhlasnya luar biasa. Awalnya tanah fasum ini dilihat lama tidak difungsikan akhirnya warga menyerahkan kepada pemkab Sidoarjo dan warga minta dibangun agar bisa dimanfaatkan, akhirnya dijadikanlah taman”, kata Cak Hud.

“Komunikasi antara warga dan pemkab seperti ini jadi contoh bahwa masyarakat menyerahkan fasumnya kemudian pemkab bisa membangun. Apalagi disini (warga perum Auri) sebagian besar adalah lansia, taman ini didesain dengan konsep tematik maka taman ini dibangun dengan struktur yang bisa dimanfaatkan para lansia”. (R1)