257 Nyawa Melayang Selama Setahun

SIDOARJO – Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas sepanjang 2018 di Sidoarjo relatif tinggi. Buktinya, ada sebanyak 257 nyawa orang melayang dijalan dengan sia sia.

Dari catatan yang dihimpun Kasatlantas Polresta Sidoarjo, jumlah laka di tahun 2017 ada 1.446 kejadian dengan 244 korban meninggal, 24 korban luka berat, 1.740 korban luka ringan dan kerugian material sebanyak Rp 613 juta.

Sedangkan jumlah untuk tahun 2018 terjadi 1.518 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal sebanyak 257 orang, 14 korban luka berat 1.831 korban luka ringan serta kerugian material sebanyak Rp 676 juta.

“Semua meningkat kecuali korban yang mengalami luka,” kata Kompol Fahrian Saleh Seregar Kasatlantas Polresta Sidoarjo, saat dikonfirmasi Sabtu (5/1)

Penyebab tingginya, korban meninggal dunia di jalan. Disebabkan oleh berbagai faktor, seperti jalan rusak, ugal ugalan dan kurangnya kesadaran pengguna jalan saat berkendara.

“Korban rata rata didominasi oleh karyawan sebanyak 1744 dan kedua diduduki oleh pelajar sebanyak 322 orang,” imbuhnya.

Dengan itu, kata Fahrian, untuk menimalisir angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya. Pihaknya, terus melakukan kesalamatan berlalulintas guna ada kesadaran masyarakat dalam berkendara.

“Artinya dalam dua tahun ini angka kecakapan masih dihuni para pelajar dan karyawan,” tandasnya. (IH)